Diberdayakan oleh Blogger.

Blogger news

« »
« »
« »
Tampilkan postingan dengan label elektronik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label elektronik. Tampilkan semua postingan

Kualitas Processor PS4

|| || || Leave a komentar


Sony mengungkap Accelerated Processing Unit (APU) PS4 memiliki frekuensi yang berjalan di 8 x 1.6 GHz. Prosesor pada konsol game generasi baru ini jauh lebih kuat dibandingkan PS2.

Dilansir Vr-zone, Minggu (9/3/2014), prosesor PS4 memiliki core-speed dengan APU Jaguar. Dalam sebuah posting-an Google+ terbaru, Sony Inggris mengungkap spesifikasi internal PS4.

Menurut Sony Inggris, prosesor AMD Jaguar yang didesain AMD memiliki keunggulan 43 kali lipat lebih kuat dibandingkan PS2. Pada sebuah grafik komparasi, terlihat PS4 mengungguli Microsoft Xbox One.

Berdasarkan pengujian benchmark Substance Engine, setiap dari inti prosesor PS4 bisa berjalan di 2 GHz dan menghasilkan kecepatan generasi tekstur 14MB per detik. Sementara Xbox One hanya mampu menampilkan 12 MB per detik.

Kemampuan prosesor dari konsol game generasi baru ini tampaknya mempengaruhi pada performa kualitas resolusi. Seperti diketahui, pada salah satu game yang paling dinantikan, Watch Dogs, game ini kabarnya bisa tampil dengan resolusi 1080p. Sedangkan di Xbox One, game aksi petualangan hacker ini dapat dimainkan dengan resolusi 960p.

Sumber : www.okezone.com

Cara Mengunakan AVOMeter

|| || || Leave a komentar



Untuk mengetahui jalur yang putus dari suatu rangkaian diperlukan suatu alat ukur yang disebut AVOMeter (Ampere Volt Ohm Meter), dengan menggunakan AVOMeter kita dapat mengetahui baik tidaknya suatu jalur menggunakan fasilitas pengukuran Ohm “?”.
Mari mengenal bagian-bagian Multimeter atau Avometer agar lebih memudahkan dalam memahami tulisan selanjutnya:


Bagian-Bagian Multimeter
Saya akan berikan sedikit penjelasan mengenai gambar di atas. Yang perlu untuk di perhatikan adalah :

1. SEKRUP PENGATUR JARUM
Sekrup ini dapat di putar dengan Obeng atau plat kecil, Sekrup ini berfungsi mengatur Jarum agar kembali atau tepat pada posisi 0 (NOL), terkadang jarum tidak pada posisi NOL yang dapat membuat kesalahan pada pengukuran, Posisikan menjadi NOL sebelum digunakan.
TOMBOL PENGATUR NOL OHM
Tombol ini hampir sama dengan Sekrup pengatur jarum, hanya saja bedanya yaitu Tombol ini digunakan untuk membuat jarum menunjukkan angka NOL pada saat Saklar pemilih di posisikan menunjuk SKALA OHM. Saat saklar pemilih pada posisi Ohm biasanya pilih x1 pada skala Ohm kemudian Hubungkan kedua ujung TERMINAL (Ujung terminal Merah bertemu dengan Ujung terminal Hitam) dan Lihat pada Layar penunjuk, Jarum akan bergerak ke KANAN (Disitu terdapat angka NOL (0), Putar tombol pengatur Nol Ohm sampai jarum menunjukkan angka NOL). Proses ini dinamakan KALIBRASI OhmMeter. Hal ini Muthlak dilakukan sebelum melakukan pengukuran tahanan (OHM) suatu komponen atau suatu rangkaian.
SAKLAR PEMILIH
Saklar ini harus di posisikan sesuai dengan apa yang ingin di UKUR, misalnya bila ingin mengukur tegangan AC maka atur/putar saklar hingga menyentuh skala AC yang pada alat ukur tertulis ACV, Begitu pula saat mengukur tegangan DC, cari yang tertulis DCV, begitu seterusnya. Jangan Salah memilih Skala Pengukuran.
Pada setiap bagian SKALA PENGUKURAN yang dipilih dengan Saklar Pemilih, terdapat Nilai-nilai yang tertera pada alat ukur, Misalnya Pada Skala Tegangan AC (tertulis ACV pada alat ukur) tertera skala 10, 50, 250, dan 750 begitu pula pada Skala Tegangan DC (tertulis DCV pada alat ukur) tertera skala 0.1 , 0.25 , 2.5 , 10 , dst. Apa maksud Skala ini?? Dan Bagaimana Memilihnya??
Pedoman Memilih SKALA Pengukuran:
Skala tersebut adalah skala yang akan digunakan untuk membaca hasil pengukuran, Semua skala dapat digunakan untuk membaca, Hanya saja tidak semua skala dapat memberikan atau memperlihatkan nilai yang diinginkan, misalnya kita mempunyai Baterai 9 Volt DC, kemudian kita mengatur SAKLAR PEMILIH untuk Memilih SKALA TEGANGAN DC pada posisi 2,5 dan menghubungkan TERMINAL Merah dengan positif (+) baterai dan Hitam dengan Negatif (-) baterai. Apa yang akan terjadi?? Jarum akan bergerak ke Ujung Kanan dan tidak menunjukkan angka 9Volt, Mengapa Demikian?? Sebab NILAI MAKSIMAL yang dapat diukur bila kita memposisikan Saklar Pemilih pada skala 2.5 adalah hanya 2.5 Volt saja, sehingga untuk mengukur Nilai 9Volt maka saklar harus di putar menuju Skala yang LEBIH BESAR sari NILAI Tegangan yang di Ukur, jadi Putar pada Posisi 10 dan Alat ukur akan menunjukkan nilai yang diinginkan.Penjelasan Lebih Lengkap Mengenai MEMBACA ALAT UKUR akan di Bahas selanjutnya pada tutorial ini

ALAT UKUR LISTRIK HARUS DIPASANG DENGAN BENAR, Mengapa saya katakan Demikian?? Untuk melakukan suatu pengukuran listrik, Posisi alat ukur pada rangkaian juga Mesti dan Hal wajib yang harus di perhatikan agar pembacaan alat ukur tidak salah. ALAT UKUR LISTRIK HARUS DIPASANG DENGAN BENAR, Mengapa saya katakan Demikian? Untuk melakukan suatu pengukuran listrik, Posisi alat ukur pada rangkaian juga Mesti dan Hal wajib yang harus di perhatikan agar pembacaan alat ukur tidak salah. Pemasangan Alat ukur yang salah /Tidak benar memberikan hasil pengukuran yang TIDAK BENAR dan bukan kurang tepat, jadi ini sangat perlu di perhatikan.
Mari kita melihat posisi alat ukur yang benar:
Posisi alat ukur saat mengukur TEGANGAN (Voltage)
Pada saat mengukur tegangan baik itu teggangan AC maupun DC, maka Alat ukur mesti di pasang Paralel terhadap rangkaian. Maksud paralel adalah kedua terminal pengukur ( Umumnya berwarna Merah untuk positif (+) dan Hitam untuk Negatif (-) harus membentuk suatu titik percabangan dan bukan berjejer (seri) terhadap beban. Pemasangan yang benar dapat dilihat pada gambar berikut:


Posisi alat ukur saat mengukur ARUS (Ampere)
Untuk melakukan pengukuran ARUS yang mesti diperhatikan yaitu Posisi terminal harus dalam kondisi berderetan dengan Beban, Sehingga untuk melakukan pengukuran arus maka rangkaian mesti di Buka / diputus / Open circuit dan kemudian menghubungkan terminal alat ukur pada titik yang telah terputus tersebut. Pemasanngan yang benar dapat dilihat pada gambar:


Posisi alat ukur saat mengukur Hambatan (Ohm)
Yang mesti diketahui saat pngukuran tahanan ialah JANGAN PERNAH MENGUKUR NILAI TAHANAN SUATU KOMPONEN SAAT TERHUBUNG DENGAN SUMBER. Ini akan merusak alat ukur. Pengukurannya sangat mudah yaitu tinggal mengatur saklar pemilih ke posisi Skala OHM dan kemudian menghubungkan terminal ke kedua sisi komponen (Resistor) yang akan di ukur.


Setelah mengetahui Cara mengatur Saklat Pemilih yang Benar, Mengetahui Jenis Skala yang akan digunakan, dan Cara pemasangan alat ukur yang benar, maka tiba saatnya kita melakukan Pengukuran Besaran Listrik.

MENGUKUR TEGANGAN LISTRIK (VOLT / VOLTAGE) DC
Yang perlu di Siapkan dan Perhatikan:
Pastikan alat ukur tidak rusak secara Fisik (tidak peccah).
Atur Sekrup pengatur Jarum agar jarum menunjukkan Angka NOL (0), bila menurut anda angka yang ditunjuk sudah NOL maka tidak perlu dilakukan Pengaturan Sekrup.
Lakukan Kalibrasi alat ukur (Telah saya bahas diatas pada point 2 mengenai Tombol Pengatur Nol OHM). Posisikan Saklar Pemilih pada SKALA OHM pada x1 Ω, x10, x100, x1k, atau x10k selanjutnya tempelkan ujung kabel Terminal negatif (hitam) dan positif (merah). Nolkan jarum AVO tepat pada angka nol sebelah kanan dengan menggunakan Tombol pengatur Nol Ohm.
Setelah Kalibrasi Atur SAKLAR PEMILIH pada posisi Skala Tegangan yang anda ingin ukur, ACV untuk tegangan AC (bolak balik) dan DCV untuk tegangan DC (Searah).
Posisikan SKALA PENGUKURAN pada nilai yang paling besar terlebih dahulu seperti 1000 atau 750 jika anda TIDAK TAHU berapa nilai tegangan maksimal yang mengalir pada rangkaian.
Pasangkan alat ukur PARALEL terhadap beban/ sumber/komponen yang akan di ukur.
Baca Alat ukur.

Cara Membaca Nilai Tegangan yang terukur:
Misalkan Nilai tegangan yang akan diukur adalah 15 VOLT DC (Belum kita ketahui sebelumnya, itulah saya katakan Misalnya).
Kemudian Kita memposisikan saklar pemilih pada posisi DCV dan memilih skala paling besar yang tertera yaitu 1000. Nilai 1000 artinya Nilai tegangan yang akan diukur bisa mencapai 1000Volt.
Saat memperhatikan Alat ukur maka Dalam Layar penunjuk jarum tidak terdapat skala terbesar 1000 yang ada hanya 0-10, 0-50, dan 0-250. Maka Untuk memudahkan membaca perhatikan skala 0-10 saja.
Skala penunjukan 0-10 berarti saat jarum penunjuk tepat berada pada angka 10 artinya nilai tegangan yang terukur adalah 1000 Volt, jika yang di tunjuk jarum adalah angka 5 maka nilai tegangan sebenarnya yang terukur adalah 500 Volt, begitu seterusnya.
Kembali Pada Kasus no. 1 dimana nilai tegangan yang akan diukur adalah hanya 15 Volt sementara kita menempatkan saklar pemilih pada Posisi 1000, maka jarum pada alat ukur hanya akan bergerak sedikit sekali sehingga sulit bagi kita untuk memperkirakan berapa nilai tegangan sebenarnya yang terukur. Untuk itu Pindahkan Saklar Pemilih ke Nilai Skala yang dapat membuat Jarum bergerak lebih banyak agar nilai pengukuran lebih akurat.
Misalkan kita menggeser saklar pemilih ke Posisi 10 pada skala DCV. Yang terjadi adalah, jarum akan bergerak dengan cepat ke paling ujung kanan. Hal ini disebabkan nilai tegangan yang akan di ukur LEBIH BESAR dari nilai Skala maksimal yang dipilih. Jika Hal ini di biarkan terus menerus maka alat ukur DAPAT RUSAK, Jika jarum alat ukur bergerak sangat cepat ke kanan, segera pisahkan alat ukur dari rangkaian dan ganti Skala SAKLAR PEMILIH ke posisi yang lebih Besar. Saat saklar Pemilih diletakkan pada angka 10 maka yang di perhatikan dalam layar penunjukan jarum adalah range skala 0-10, dan BUKAN 0-50 atau 0-250.


Telah saya jelaskan bahwa saat memilih skala 10 untuk mengukur nilai tegangan yang lebih besar dari 10 maka nilai tegangan sebenarnya tidak akan terukur / diketahui. Solusinya adalah Saklar Pemilih di posisikan pada skala yang lebih besar dari 10 yaitu 50. Saat memilih Skala 50 pada skala tegangan DC (tertera DCV), maka dalam Layar Penunjukan Jarum yang mesti di perhatikan adalah range skala 0-50 dan BUKAN lagi 0-10 ataupun 0-250. Saat Saklar pemilih berada pada posisi 50 maka Jarum Penunjuk akan bergerak Tepat di tengah antara Nilai 10 dan 20 pada range skala 0-50 yang artinya Nilai yang ditunjukkan oleh alat ukur bernilai 15 Volt. Perhatikan gambar berikut:


Untuk mengetahui berapa nilai tegangan yang terukur dapat pula menggunakan RUMUS:


MENGUKUR TEGANGAN LISTRIK (VOLT / VOLTAGE) AC
Untuk mengukur Nilai tegangan AC anda hanya perlu memperhatikan Posisi Sakelar Pemilih berada pada SKALA TEGANGAN AC (Tertera ACV) dan kemudian memperhatikan Baris skala yang berwarna Merah pada Layar Penunjuk Jarum.
Selebihnya sama dengan melakukan pengukuran Tegangan DC di atas


MENGUKUR ARUS LISTRIK (Ampere) DC
Yang perlu di Siapkan dan Perhatikan:
Pastikan alat ukur tidak rusak secara Fisik (tidak peccah).
Atur Sekrup pengatur Jarum agar jarum menunjukkan Angka NOL (0)
Lakukan Kalibrasi alat ukur
Atur SAKLAR PEMILIH pada posisi Skala Arus DCA
Pilih SKALA PENGUKURAN yang diinginkan seperti 50 Mikro, 2.5m , 25m , atau 0.25A.
Pasangkan alat ukur SERI terhadap beban/ sumber/komponen yang akan di ukur.
Baca Alat ukur (Pembacaan Alat ukur sama dengan Pembacaan Tegangan DC diatas)

MENGUKUR NILAI TAHANAN / RESISTANSI RESISTOR (OHM)
Yang perlu di Siapkan dan Perhatikan:
Pastikan alat ukur tidak rusak secara Fisik (tidak peccah).
Atur Sekrup pengatur Jarum agar jarum menunjukkan Angka NOL (0), bila menurut anda angka yang ditunjuk sudah NOL maka tidak perlu dilakukan Pengaturan Sekrup.
Lakukan Kalibrasi alat ukur (Telah saya bahas diatas pada point 2 mengenai Tombol Pengatur Nol OHM). Posisikan Saklar Pemilih pada SKALA OHM pada x1 Ω, x10, x100, x1k, atau x10k selanjutnya tempelkan ujung kabel Terminal negatif (hitam) dan positif (merah). Nolkan jarum AVO tepat pada angka nol sebelah kanan dengan menggunakan Tombol pengatur Nol Ohm.
Setelah Kalibrasi Atur SAKLAR PEMILIH pada posisi Skala OHM yang diinginkan yaitu pada x1 Ω, x10, x100, x1k, atau x10k, Maksud tanda x (kali /perkalian) disini adalah setiap nilai yang terukur atau yang terbaca pada alat ukur nntinya akan di KALI kan dengan nilai Skala OHM yang dipilih oleh saklar Pemilih.
Pasangkan alat ukur pada komponen yang akan di Ukur. (INGAT JANGAN PASANG ALAT UKUR OHM SAAT KOMPONEN MASIH BERTEGANGAN) Baca Alat ukur.

Cara membaca OHM METER
Untuk membaca nilai Tahanan yang terukur pada alat ukur Ohmmeter sangatlah mudah.
Anda hanya perlu memperhatikan berapa nilai yang di tunjukkan oleh Jarum Penunjuk dan kemudian mengalikan dengan nilai perkalian Skala yang di pilih dengan sakelar pemilih.
Misalkan Jarum menunjukkan angka 20 sementara skala pengali yang anda pilih sebelumnya dengan sakelar pemilih adalah x100, maka nilai tahanan tersebut adalah 2000 ohm atau setara dengan 2 Kohm.
Misalkan pada gambar berikut terbaca nilai tahanan suatu Resistor:


Kemudian saklar pemilih menunjukkan perkalian skala yaitu x 10k maka nilai resistansi tahanan / resistor tersebut adalah:
Nilai yang di tunjuk jarum = 26
Skala pengali = 10 k
Maka nilai resitansinya = 26 x 10 k = 260 k = 260.000 Ohm.

Sumber : www.ahmadfahrudintkr3.blogspot.com

MSI K9N Ultra-2F

|| || , || Leave a komentar
Berbasiskan chipset nVIDIA nForce 570 Ultra (MCP55), Motherboard MSI K9N Ultra-2F ini menawarkan solusi motherboard gamming berbasis AMD socket AM2 yang lebih terjangkau. Hal ini dikarenakan tidak ada perbedaannya, jika harus diperbandingkan dengan motherboard MSI K9N Platinum. Dimana chipset yang digunakan adalah sama, dan bahkan untuk desain layout board keseluruhan yang juga sama persis. Perbedaan utama hanya terletak pada dukungan terhadap teknologi multi-VGA nVIDIA SLI dan koneksi FireWire untuk seri Platinum, sedangkan pada seri Ultra kedua hal tersebut sudah dinonaktifkan. Namun diluar itu semua dukungan hardware maupun sisi performa keduanya berada pada level yang sama.

Kelebihan tersendiri, dari kenyataan beberapa fitur yang dinonaktifkan, motherboard ini bisa Anda dapatkan dengan penawaran yang lebih murah, Namun dengan tanpa adanya pengurangan dari sisi performa penuh sebuah board dengan ber-chipset nForce 570. Dengan catatan, jika dilakukan perbandingan antara kedua board, untuk seri Platinum menggunakan video card sekelas dan mode single-VGA. Sedangkan dari sisi tambahan konektivitas FireWire, hal ini lebih menguntungkan pada tingkat kebutuhan Anda. Toh, Anda tidak akan menggunakannya jika tidak benar-benar membutuhkannya.



Untuk board-nya sendiri, selain perbedaan utama, board ini memiliki sedikit perubahan minor dari segi tampilan yang kini hadir dengan dominasi warna merah. Kemudian juga pada IC-IC Regulator yang berada disamping socket CPU, pada seri Ultra ini tidak mengenakan heatsink untuk mendinginkannya. Dari paket penjualan, Anda tidak terlalu mendapatkan bundel yang Wah. Hanya saja, semua kebutuhan basis dari sebuah motherboard sudah disertakan.

Lalu pada sisi performa, motherboard ini memang dapat memenuhi semua kriteria akan sistem yang ditunjukan sebagai mesin game. Terutama di sini, untuk sebuah motherboard yang memegang peran kunci sebagai pengatur seluruh aliran data di dalam komputer dan mengaturnya secara efisien.

TV TUNER

|| || || Leave a komentar
Menjadikan PC sekaligus sebagai bagian alat hiburan sudah banyak dilakukan. Mengubahnya sekaligus berfungsi menjadi pesawat televisi juga bukan lagi sesuatu hal yang baru. Dengan tv tuner, hal itu dapat diwujudkan. Jenis tv tuner mana yang Anda butuhkan?
Dengan berbagai alasan, alternatif ini sering dilakukan. Mulai dari efisiensi biaya yang dikeluarkan, menghemat tempat untuk kedua perangkat tersebut, ataupun alasan lain. Secara garis besar, ada dua jenis tv tuner yang digunakan berdasarkan fungsi dan kegunaannya. TV tuner adapter dapat berupa TV tuner adapter PCI card, TV tuner adapter dengan interface USB maupun PCMCIA untuk netbook.

Sedangkan, kategori berikutnya adalah TV set-top box yang juga dikenal sebagai TV box. Namun, baik dikalangan penjual maupun penggunanya masih sering lebih dikenal juga sebagai TV tuner. Perbedaan TV tuner adapter dengan TV set-top box adalah tidak dibutuhkannya operating system tertentu, driver, aplikasi khusus untuk sebuah TV box. Yang dibutuhkan hanya sebuah monitor.



Instalasi : TV set-top box untuk PC memiliki proses instalasi yang jauh lebih mudah dibandingkan TV tuner adapter. Jika TV tuner adapter secara garis besar langkah-langkahnya adalah sebagai berikut. Instalasi TV tuner adapter, tergantung pada interface yang digunakan. Interface USB dan PCMCIA tidak merepotkan seperti PCI adapter. Kebanyakan masih membutuhkan proses menghubungkan line audio ke audio controler. Setelah itu, instalasi driver dan aplikasi pendukung.

Bandingkan dengan TV st-top box. Yang perlu dilakukan secara garis besar adalah menghubungkannya dengan display monitor dan speaker multimedia Anda, Jika dibutuhkan sekiranya Anda tidak puas dengan speaker terintegrasi yang kebanyakan sudah tersedia. Selanjutnya display monitor Anda sudah tersulap sekaligus menjadi pesawat televisi.

Untuk penilaian instalasi ini, TV set-top box jauh meninggalkan kemudahan instalasi sebuah TV adapter yang paling sederhana sekalipun.

Fungsi : TV set-top box memiliki fungsi yang terbilang terbatas. Selain TV tuner yang bertugas menampilkan siaran televisi pada layar monitor, biasanya tidak ada tambahan fungsi lain. Beberapa ditambahkan fungsi AV in (RCA, S-Video atau Composite Video Input), FM tuner, ataupun untuk beberapa produk premium kemampuan TV tidak pada layar penuh.

Berbeda dengan TV tuner adapter. Yang mampu menampilkan tayangan TV, baik secara window screen mode maupun fullscreen mode. Hampir pasti tersedia pada seluruh jajarannya. Ditambah kemampuan video recording. Beberapa produk kelas atas, dilengkapi dengan hardware khusus untuk coding audio dan video. Ini untuk meringankan beban kinerja CPU, saat video recording.

Secara fungsi TV tuner adapter memiliki fungsi tambahan yang jauh lebih memuaskan dibanding TV tset-top box / TV box.

Biaya / Harga : TV box memiliki harga penawaran yang lebih ekonomis. Pernyataan itu tidak sepenuhnya tepat. Memang untuk sebuah produk kelas value, TV box akan lebih murah dibandingkan TV adapter. Tapi, tidak demikian dengan produk premium dari beberapa produsen terkemuka. Namun selanjutnya, biaya oprasional untuk sekedar menonton TV jelas akan lebih murah dikemudian hari. TV box tidak membutuhkan komponen lain selain monitor. Jadi tidak perlu biaya listrik untuk menyalakan PC.
TV tuner adapter tersedia dalam varian yang lebih beragam, baik interface maupun fitur yang diberikan. Harganya juga cukup beragam. Namun secara garis besar, sebuah tuner internal dengan interface PCI akan memiliki harga yang lebih murah dibandingkan versi interface USB ataupun PCMCIA dengan fungsi dan fitur yang sama.

Keragaman harga untuk masing-masing kategori TV tuner cukup beragam, Preferensi harga dan pilihan nama produsen bisa mempengaruhi penilaian untuk yang satu ini.